<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Ekonomi Global on Kebijakan Pajak Internasional</title><link>https://kebijakanpajak.com/tags/ekonomi-global/</link><description>Recent content in Ekonomi Global on Kebijakan Pajak Internasional</description><generator>Hugo</generator><language>id-ID</language><lastBuildDate>Tue, 20 Jan 2026 09:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://kebijakanpajak.com/tags/ekonomi-global/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Implementasi Pilar Dua OECD: Masa Depan Keadilan Pajak Global</title><link>https://kebijakanpajak.com/posts/oecd-tax-reform/</link><pubDate>Tue, 20 Jan 2026 09:00:00 +0700</pubDate><guid>https://kebijakanpajak.com/posts/oecd-tax-reform/</guid><description>&lt;p>Dunia perpajakan internasional sedang mengalami transformasi paling radikal dalam satu abad terakhir. Di bawah koordinasi &lt;strong>OECD/G20 Inclusive Framework on Base Erosion and Profit Shifting (BEPS)&lt;/strong>, lebih dari 140 negara telah menyepakati solusi dua pilar untuk mengatasi tantangan pajak yang muncul dari digitalisasi ekonomi. Fokus utama saat ini tertuju pada &lt;strong>Pilar Dua&lt;/strong>, sebuah inisiatif yang dirancang untuk mengakhiri &amp;ldquo;perlombaan menuju titik terendah&amp;rdquo; (&lt;em>race to the bottom&lt;/em>) dalam kompetisi tarif pajak korporasi antarnegara.&lt;/p></description></item><item><title>Peran Pajak Digital dalam Meningkatkan Keadilan Ekonomi Global</title><link>https://kebijakanpajak.com/posts/pajak-digital-keadilan-global/</link><pubDate>Fri, 24 Oct 2025 10:30:00 +0700</pubDate><guid>https://kebijakanpajak.com/posts/pajak-digital-keadilan-global/</guid><description>&lt;p>Transformasi digital telah mengubah cara dunia berbisnis dan berinteraksi. Nilai ekonomi kini tidak lagi semata-mata dihasilkan dari aset fisik, melainkan dari &lt;strong>data, algoritma, dan platform digital&lt;/strong>. Dalam ekosistem baru ini, perusahaan teknologi global seperti Google, Meta, Amazon, dan Apple dapat memperoleh keuntungan besar dari pengguna di berbagai negara tanpa kehadiran fisik yang signifikan. Kondisi ini menimbulkan ketimpangan pajak yang nyata: negara tempat pengguna berada sering kali tidak mendapatkan bagian pajak yang adil dari keuntungan tersebut.&lt;/p></description></item></channel></rss>